LIKE FANPAGE FB YANG BARU KLIK DISINI Namanya Penyegar Timeline Malam atau cari @segarmalamceria

Tempat nonton bokep indo, bokep china, bokep barat, bokep waria, komik hentai, onlyfans leaks dan mulai dari cewek ABG sampe tante-tante, semua ada disini

Diperkosa Dua Anakku

Kesibukan Linda dengan usaha jahitannya membuatnya jarang berkomunikasi dengan anak-anaknya. Ia pun kurang menyadari bahwa anak-anaknya mulai memasuki masa pubertas menjelang dewasa.
Linda tidak begitu peduli walau anak-anaknya memandang dengan hasrat lain ketika ia keluar kamar mandi hanya berlilitan handuk.

Ia pun tidak menyadari kalau si sulung sering mengintipnya berganti pakaian dikamarnya melalui celah-celah dinding papan rumahnya yang mulai rapuh itu.
Kamarnya memang bersebelahan dengan kamar Fahri dan andrey.

Waktu menunjukkan pukul 22.00 malam ketika Linda baru saja menyelesaikan pesanan jahitan terakhir. Rasa kantuk mulai menderanya. Linda lalu menuju kamar tidurnya, mengganti pakaian kerjanya dengan daster tanpa lengan yang menampakan ketiaknya yang putih bersih.Ia kemudian merebahkan dirinya diatas ranjang besi yang reot dengan terlebih dahulu mematikan lampu kamar dan menghidupkan lampu teplok. Linda segera tertidur lelap dengan mengeluarkan dengkuran halus tanpa menyadari bahwa ada sepasang mata yang mengawasi gerak geriknya dengan tajam.

Sayup-sayup terdengar denting tiang listrik yang dipukul para peronda malam ketika waktu menunjukan tepat pukul 00.00 tengah malam. Saat itu sesosok tubuh laki-laki bercadar sarung dengan bertelanjang dada dan hanya memakai celana pendek mendekati ranjang dimana Linda terbaring dengan posisi amat menggairahkan.

Terlentang dengan satu kaki menekuk ke atas sehingga daster yang menutupi pahanya yang putih itu tersingkap. Kedua tangannya terpentang kesamping kanan dan kiri dengan kepala tergolek kekiri. Payudaranya yang masih sekal naik turun seiring hembusan nafasnya yang teratur. Lelaki misterius itu nampak agak tertegun dan ragu. Namun dengan satu gerakan kilat ia segera menerkam dan menindih tubuh Linda lalu mengeluarkan pisau lipat dan dicungkan didepan wajah Linda yang seketika itu juga bangun dengan perasaan amat terkejut dan takut.

Ia mencoba meronta-ronta namun gerakannya terhenti ketika mendengar ancaman si lelaki bercadar “jangan bergerak atau berteriak kalau tidak ingin mati!”, ancam silelaki sambil mengayun-ayunkan belatinya.
“ja…jangan sakiti aku, ambillah harta benda yang kamu inginkan, ta..tapi jangan lukai aku” ujar Linda dengan nada memelas dan bergetar.
Si lelaki bertopeng kemudian menyisipkan pisaunya tepat dibawah tali bahu daster dan bh Lailia sebalah kiri, lalu..ctaass. Tali itu terputus,..
Linda sadar kalau si lelaki bertopeng itu tidak menginginkan harta bendanya yang memang tidak seberapa, tapi tubuh moleknya. 2

Bulu kuduknya merinding dan tubuhnya semakin gemetar hebat karena deraan rasa takut yang amat sangat.Lalu…ctass, tali daster berikutnya terputus.
Linda mulai menangis terisak, si lelaki bercadar kemudian menyisipkan pisaunya kedalam belahan dada Lailia, lalu..prekk, daster Linda terkoyak di bagian dada sehingga memperlihatkan bh ungu Linda yang selintas agak kekecilan menutup dua bukit kembarnya.

Si lelaki misterius mendengus kencang, kemudian menyusupkan kembali pisau nya tepat di tengah-tengah bh Linda, mengarahkan mata pisau ke atas lalu “prrt”, bh itu terputus ditengah-tengah.

Linda semakin ketakutan dan mencoba meminta belas kasihan,”tolong, jangan perkosa aku”, ujarnya dengan terisak. Silelaki kini dengan leluasa menyibakkan bh Linda, matanya terbelalak menyaksikan sepasang payudara indah yang putih mulus ditempa cahaya remang lampu teplok, lalu dengan penuh nafsu tangannya segera meremas dan memelintir pentilnya yang kecoklatan itu.

Linda meringis menahan rasa ngilu akibat remasan tangan si pria bertopeng yang begitu keras.Lalu tiba-tiba “prekk”, terdengan suara robekan kain ketika dua tangan si pria misterius kembali merobek daster Linda dengan kejam sehingga kini daster yang menutupi tubuh Linda benar-benar tersingkap, hanya tinggal celana dalam warna hitam yang menutupi tubuhnya.

Si lelaki bertopeng lalu berlutut di atas paha Linda, dengan tenang ia sisipkan belatinya yang berkilat ditempa cahaya lampu ke balik celana dalam Linda melalui paha sampai ujungnya menyembul ditepi atas celana dalam Linda, dan “prrrt”, celana dalam itu terkoyak tepat di sisi kiri, nafas Linda seolah terhenti namun ia tak mampu berbuat apapun. Ia terlalu takut untuk berontak.
Sekali lagi si lelaki bercadar menyisipkan pisau disisi lain celana dalam Linda, dan “prrt”, kini selangkangan dan memek Linda yang ditutupi bulu jembut hitam yang lebat itu benar-benar tersingkap. Si lelaki dengan nanar melihat pemandangan didepannya,lalu “wutt”, dengan satu renggutan ditariknnya celana dalam Linda kemudian dengan paksa menyumpalkannya kemulut Linda.

Linda hanya bisa gelagapan dan menutup matanya yang berlinangan air mata, sampai akhirnya matanya membelalak ketika merasakan pahanya dilebarkan dan satu benda asing memasukinya dengan kasar.
Ternyata jari tangan si lelaki yang bergerak maju mundur dan mengorek-ngorek isi memeknya seolah-olah tengah mencari sesuatu didalam memek linda.
Tubuh Linda berkelojotan menahan sakit dan…walaupun muncul hasrat lain yang coba ditepisnya sekuat hati.
“ahh, aku memang merindukan sentuhan lelaki di memekku, tapi tidak dengan cara ini” gumamnya dalam hati.
Nafas si lelaki bertopeng semakin memburu seiring dengan semakin memucatnya wajah Linda melihat tonjolan benda dibalik celana pendeknya. Linda kembali memejamkan mata seolah menolak kenyataan buruk yang akan menimpa dirinya.
Dengan berlutut si pria bertopeng meloloskan celana pendeknya, kemudian merangkak di atas tubuh Linda.
Linda seakan berhenti bernafas melihat kontol si pria bertopeng yang cukup besar dan tampak tegang dengan sempurna itu.

Tangannya secara kasar membuka paha Linda yang dengan sekuat tenaga dirapatkan sedemikian rupa. Itulah satu-satunya perlawanan terakhir Linda, namun apalah artinya tenaganya dibandingkan si lelaki yang tengah kesetanan dirasuki birahi itu.

Maka ketika paha Linda akhirnya membuka,dengan ganas si pria bertopeng menghentakan pantatnya ke bawah, dengan paksa kontol tegangnya menerobos lubang memek Linda.
Linda menjerit keras merasakan sakit diselangkangannya seolah-olah ada sebatang kayu keras yang ditusukkan ke dalam memeknya.Si lelaki bertopeng merasakan betapa seretnya lubang memek korban perkosaannya ini. Kontolnya terasa ngilu, namun dengan kasar ia terus menaik-turunkan tubuhnya sehingga beberapa menit kemudian ia merasakan jika lubang memek itu semakin licin tanda banyaknya lendir yang dikeluarkannya.

Yah, Linda yang tadinya merasa kesakitan, lambat laun tak mampu lagi menahan hasrat bahwa ia pun sangat ingin merasakan kembali kenikmatan ngentot yang sudah lama tak dirasakannya.
Perlahan-lahan ia merasakan betapa nikmat rasanya gesekan yang terjadi antara kontol ngaceng si pemerkosa dan memeknya.
Kini Lindaa mulai merintih-rintih sebagai ekspresi rasa nikmat yang dialaminya. Namun karena sumpalan dimulutnya sipemerkosa tak mendengarnya. Sampai akhirnya tubuh Linda mengejang lalu denyutan-denyutan hebat bergejolak didalam memeknya.Lama sekali sensasi luar biasa itu dirasakannya.Linda hampir tidak percaya dan malu sekali kalau ternyata ia mengalami kepuasan dari pemerkosaan atas dirinya,
Yah linda dibuat orgasme oleh genjotan kontol si pemerkosa itu, namun dia hanya mampu merintih tertahan karena sumpalan di dalam mulutnya.

Sang pemerkosa yang tidak menyadari hal itu terus berkelojotan dengan buas menggenjot kontolnya di memek linda, ia masih setia menaik turunkan tubuhnya di atas tubuh Linda sampai akhirnya ia melenguh keras lalu merangkul Linda dengan kuat seolah-olah hendak meremukan tubuh molek itu.
“Argghgghhh …..anjinggngggggg….akhhhhhh…ahhhh” jeritnya dan
“CROTTTTT…..CROOOTTT…CROTTTT….CROOOTTT…CROTTTT”
Linda merasakan semprotan-semprotan pejuh hangat di dalam rahimnya, lalu tubuh si lelaki bertopeng rebah di atas dirinya dengan nafas terengah-engah puas.

Menyadari si pemerkosa dalam keadaan lemas, Linda mencoba melepaskan ikatan ditangannya…dan berhasil. Tangannya yang terbebas segera mendorong tubuh si pemerkosa hingga terjengkang ke bawah ranjang, lalu merenggut cadar sarung pria tersebut, dan Linda langsung syok terkejut bukan kepalang saat mengetahui kalau si pemerkosa dirinya tak lain adalah…Fahri! anak kandungnya sendiri.

“Fahriiii!!, apa yang kau lakukan? mengapa kamu tega memperkosa ibu? teriak Linda sambil menangis keras. Tangannya memukuli Fahri yang terduduk pasrah di sisi ranjang.
“Keluaar kamu!!!”, teriak Linda lagi.
Fahri dengan gugup menuruti perintah ibunya,tanpa sempat mengenakan celana ia keluar kamar sambil memungut celana dan sarungnya yang tercecer.

Masih terduduk di tepi ranjang,Linda terus menangis sambil menutupi wajahnya.
Tubuhnya yang telanjang tidak dihiraukan lagi. Sampai kemudian ia merasakan cairan pejuh yang masih hangat mengalir keluar dari lubang memeknya dan terus membanjiri sprei yang awut-awutan,
Linda berdiri, dengan keadaan telanjang lalu keluar kamar menuju kamar mandi.

Setelah membersihkan tubuhnya Linda kembali ke kamar, menatap daster dan pakaian dalamnya yang terkoyak, serta seprei yang awut-awutan di atas ranjang reotnya.Linda terisak mengingat tragedi yang baru saja dialaminya, ia mengambil sarung untuk menutupi tubuh bugilnya lalu berusaha untuk tertidur.

Linda sudah berada di belakang mesin jahitnya ketika pagi itu andrey yang sudah berseragam pamit ke sekolah. Tak beberapa lama disusul Fahri, ia melangkah tertunduk takut menatap wajah ibunya.
Linda berkata ketus,”Fahri! jangan kamu ulangi perbuatanmu tadi malam atau kamu ibu usir dan ibu laporkan ke polisi!”. Fahri melangkah tanpa menoleh ke arah ibunya.

Sudah 3 hari Fahri tidak bertegur sapa dengan ibunya. Malam menjelang larut ketika Fahri berbaring menatap langit-langit.
Pikirannya berkecamuk mengingat peristiwa 3 hari yang lalu dan menahan hasrat yang begitu menggebu untuk mengulangi lagi perbuatan mesumnya. Sebelumnya ia tak pernah menyangka, ternyata begitu nikmat tubuh dan memek seorang wanita, kendati itu ibunya sendiri.

Khayalan membuat dirinya tidak mampu lagi menahan birahinya,
“ah, biarlah..apapun yang terjadi aku akan ngentot ibu lagi..” gumamnya.

Tiba-tiba adiknya andrey yang baru saja selesai belajar berkata ,
” mas, kemarin dimarahi ibu ya?memangnya mas Fahri punya salah apa?, tanyanya
“kamu tahu apa anak kecil?” jawab Fahri ketus.
Namun tiba-tiba muncul ide di benak Fahri
“ndrey, sini aku tunjukin sesuatu”, kata Fahri kepada adiknya.
Lalu Fahri mengajak andrey mendekati dinding papan kamarnya dan menyuruhnya mengintip ke kamar sebelah tempat ibunya melalui lubang-lubang kecil di sela-sela papan.
Tak berapa lama Linda masuk ke kamar. Melepas pakaian yang biasa dipakainya bekerja, lalu menggantinya dengan daster murahan tanpa lengan tanpa menyadari semua aktivitasnya tengah disaksikan oleh kedua anaknya.
“Gimana ndey? tanya Fahri pada adiknya. “Wah, mas ternyata nakal..tapi ibu cantik juga ya?! tadi pake celana dalam merah” jawab andrey lugu.
Fahri menjewer telinga andrey lalu membisikan sesuatu.
“Ngga ah mas, takut” kata andrey.
“Sudah tenang saja,paling cuma dimarahin” kata Fahri meyakinkan.

Malam sudah larut ketika dua pasang kaki mengendap-ngendap menuju kamar Linda. Sampai didepan pintu kamar mereka berhenti sejenak.
Lalu perlahan-lahan mendorong pintu kamar yang memang tidak berkunci, hanya diganjal kursi oleh Linda yang takut anaknya berbuat nekat lagi.

Linda tengah mendengkur halus, tubuhnya telentang dan pahanya yang putih tersingkap lebar sehingga celana dalamnya kelihatan. Bibirnya setengah terbuka dan dadanya yang naik turun membawa serta dua bukit kembar di atasnya.

Sungguh suatu pemandangan menggiurkan bagi siapapun yang melihatnya apalagi bagi sepasang remaja yang tengah menginjak masa puber ini.
Mereka mendekati linda, Fahri dengan hati-hati mengangkat kedua lengan linda ke atas kepalanya lalu mengikatnya dengan seutas tali rafia yang sudah disiapkannya.

Andrey melebarkan kedua belah paha mulus ibunya dan memegangi pergelangan kakinya.
Linda masih tertidur lelap tanpa menyadari kegiatan anak-anaknya.
Fahri lalu melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuhnya.
Menampilkan Kontolnya yang telah ngaceng sempurna itu,
Lalu merangkak ke atas tubuh ibunya dan tanpa ba bi bu lansung merenggut kasar daster Linda hingga terkoyak lebar. Linda tersentak lalu menjerit, namun Fahri segera membekap mulutnya dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya membetot bh Linda hingga terlepas, lalu kakinya mendorong celana dalam Lindaa ke bawah.
Lindaa mencoba menendang, namun segera menyadari kalau kakinya dipegangi seseorang, entah siapa karena kepalanya tak mampu mendongak untuk melihat karena tertahan tangan Fahri.

Matanya kini terpejam pasrah dan mulai menangis. Dengan menghentak Fahri menurunkan pantatnya dan..blesss, kontolnya dengan paksa menyeruak masuk ke dalam memek dimana ia dulu dilahirkan.
“mmmmhhhh”, teriakan Linda tertahan dan matanya membelalak menahan sakit di selangkangannya dan sakit di dalam hatinya.
Fahri merasakan memek ibunya begitu seret namun terus bersemangat menaik turunkan tubuhnya, mulutnya mendesis-desis menahan rasa nikmat.
Saat kontolnya mengobok onok memek ibunya.
“Argghgghhh…agrhhh….aaahhhhhh” desah Fahri

Andrey yang menyaksikan semua peristiwa di depannya dengan tegang, nafsunya bergejolak hebat.
Yakin bahwa ibunya tak lagi berontak andrey segera melepaskan pegangannya di kaki Linda.

Cukup lama Fahri berkelojotan di atas tubuh molek ibu kandungnya dengan kontol yang tetap keluar masuk mengocok memek ibunya,
Keringatnya bercucuran membasahi tubuhnya dan tubuh Linda.
Tubuh Linda terguncang-guncang hebat akibat gerakan Fahri yang ganas, air matanya terurai dan mulutnya yang kini tidak lagi dibekap merintih-rintih , entah menangis entah menikmati perkosaan brutal itu.
“Asssshhh….euhhhhh…euhhhhhhh” rintihnya.
Tiba-tiba tubuh Fahri mengejang lalu mendekap tubuh ibunya erat-erat,dan..
“ssshhh, nikmaattt,uuhhh” Fahri melenguh panjang kemudian
“CROTTTTT…..CROTTTTT….CROOTTTT…CRTOOOOOTTT”
Menumpahkan pejuhnya yang sangat banyak di dalam lubang memek ibunya.

Tubuh Fahri roboh di atas tubuh Linda, untuk beberapa saat Fahri menatur nafasnya yang masih tersengal-sengal kemudian berkata kepada andrey, “giliranmu!” seraya turun dari ranjang.
Meninggalkan linda yang masih tersengal senggal dengan posisi tubuh mengangkang menyajikan memeknya yang berlumuran pejuh anaknya itu.

Andrey yang sedari tadi menahan horny dengan semangat segera melepas semua pakaiannya bertelanjang bulat dan menaiki ranjang.
Selintas melihat wajah ibunya yang basah oleh keringat dan air mata.
“kamu juga andrey?”, kata ibunya memelas dengan masih terisak namun telentang pasrah.
Sekejap andrey merasa ragu namun..”ayo, cepat”, suara Fahri yang menghardik segera menghilangkan keraguannya.
Bak profesional, ia melebarkan paha ibunya, menunggingkan pantatnya lalu..bless..kontol tegangnya menerobos dalam liang memek Linda.
Tubuh Linda kembali terguncang-guncang hebat. Andrey yang baru pertama kali mencicipi kenikmatan memek wanita dengan aktif menaik turunkan tubuh sebelah bawahnya, hingga kontolnya dengan ganas mengocok memek ibunya itu, nafasnya tersengal-sengal dan keringat bercucuran di punggungnya.
“Argghhh….ahhhhh…..aahhhhhh” desahnya.

Fahri yang baru saja mengalami peredaan usai orgasme lambat laun kembali nafsunya bangkit menyaksikan tarian erotis adiknya di atas tubuh ibunya.
“cepat ndrey!, aku pengen lagi”,perintah Fahri kepada adiknya.
“Ahhh….tunggu mass…ahhh..ini…memeknya..enak banget..ahhhh” balas andrey

Andrey yang masih pemula memang tidak lama bermanuver di atas tubuh sensual Linda, tiba-tiba tubuhnya mengejang dan sekali lagi…lubang memek Linda kembali dibanjiri pejuh anak kandungnya sendiri.
“Akhhh…Aku keluar…..aahhhhhhhhh….ngentotttttttt” racaunya dan….
“CROOOTTTT…..CROTTTTTT….CROOOTTTT….CROOOTT”
Tepat ketika andrey merangkulnya erat sebagai reaksi orgasmenya, Linda pingsan tidak sadarkan diri. Namun Fahri yang kembali naik berahinya tidak ambil pusing dia langsung menggantikan posisi andrey saat andrey mencabut kontolnya dari memek linda,
“Argghhh….masihhh….nikmat…aja…memek…ini…akhhhh” darahnya saat kontolnya kembali menyeruak masuk kedalam memek ibunya.

Tubuhnya kembali berkelojotan dengan liar dan ganas.Namun tak berapa lama andrey, adiknya berkata'” mas, gantian dong”,
“enak saja,uhhhs, ka…kalo kamu mau, da…dari lubang satunya shhhh!” Jawab Fahri sambil melenguh karena dirasuki kenikmatan, lalu sambil merangkul tubuh Ibunya Fahri berguling sehingga kini ganti tubuh Linda yang masih tak sadarkan diri berada di atas tubuh Fahri yang terus bergoyang mengocokkan kontolnya ke memek sang ibu dari bawah.
”Aaarrrrghhhhhh…..anjinggggg….nikmat….banget…..ngentot…..aakhhhhhh” racaunya

Andrey segera faham apa yang dimaksud kakaknya dengan lubang yang lain, ia segera beranjak dan berlutut di hadapan tubuh belakang ibunya yang sexy.
Disaksikannya kontol Fahri yang dengan ganas masuk keluar lubang memek Linda. Andrey mendekat lalu mengarahkan kepala kontol nya ke mulut bool Linda, namun sulit sekali masuk. Lubang itu terlalu sempit dan memang tidak disiapkan untuk itu.
Andrey kemudian turun, lalu melumuri kontolnya dengan handbody lotion murahan milik ibunya.
Kembali ia dekati tubuh Linda yang tengah digarap Fahri dari bawah.
Ia lumurkan juga lotion itu di pintu bool ibunya.

Lalu perlahan tapi pasti ia mulai penetrasi hingga…blesss….seluruh batang kontolnya amblas ditelan bool linda.
“Aarhhhhhh….bool…ibu…juga nikmat ternyata…lebih menjepit anjing…aahhhhhhh” desah dan racaunya saat kontolnya mulai terbenam di dalam bool sang ibu.

Linda yang pingsan tersadar akibat merasakan suatu benda memasuki dan menyakiti boolnya, di mana satu benda lain juga tengah keluar masuk dalam memeknya.
Ia berteriak ”ahhhh.hhbbbbb sakit nak akhhhhh sudah stoppp ibu gak kuat lagi akhhhh” teriakannya dan langsung terhenti karena bibirnya disumpal oleh bibir Fahri.
Linda kini ibarat sosis hotdog.
Semua rongga tubuhnya telah dimasuki oleh kontol kedua anaknya.
“ouhh, siksaan apa lagi ini?”gumam Linda dalam hati sambil menangis.

Namun lambat laun ia merasakan sensasi aneh dari keliaran anak-anaknya. Perlahan-lahan fantasi liarnya muncul.
“Mengapa tidak aku nikmati saja? toh semuanya telah terjadi”,gumamnya lagi.

Maka perlahan-lahan memeknya memproduksi cairan lendir yang semakin banyak. Lalu mulutnya pun mulai merintih-rintih, pertama-tama rintihan halus, namun semakin lama semakin keras suaranya bahkan melebihi erangan-erangan nikmat kedua anak kandungnya.
“Ahhhhsss….aahhhhhh….eummmmm…ahhhhh” rintihnya heboh

Fahri dan andrey tadinya terkejut, namun akhirnya justru semakin bersemangat karena suara erangan ibunya menambah rangsangan pada diri keduanya.
“Ssshhh,nnggghhh, oucch sshhh”, erang Linda.
“ayo terus shhh Fahri, ouchhh entot terus ibu ahhhs, Ahh..andrey yang keras awww…sshhh”, rintih Linda memacu semangat anak-anaknya.
“sshhh, bu…nikmat, ahhh,memek ibu nikmaaattt sssh”, erang Fahri.
Dan beberapa menit kemudian tubuh Linda mengejang hebat, ia merangkul fahri erat-erat lalu berteriak “‘aaaaahhhhhh, ibu sampaiii ngghhh ahhh….!’, dan…
“CRETTTTT…..CREEETTT..CREETTT….C
RETTT…CREEETT”
Linda mencapai orgasmenya.
Tubuhnya yang menegang otomatis menjepit ketat kontol andrey di boolnya serta kontol Fahri di memeknya nya. Jepitan itu memacu andrey mencapai orgasmenya yang kedua ,
lalu pejuhnya kembali tumpah di dalam bool ibunya.
“ibuuuu.a..aku mau akhhhh keluaarrrr” erang andrey lalu…
“CROTTT….CROOTT…CROOTTT…CROOTT…CROOTTT”
Setelanya ia jatuh rebahan di atas punggung Linda.
“a..aku juga keluaar ouhhh, nikmaatttt….anjingggg….memekk….ngentotttttt….aakhhhhhh”, erang Fahri.
“CROTTTTT…..CROOOOTTTT….CROOOTTT….CROOOTTT…CROOOOTTT”
Lama Ibu dan anak itu terkulai karena kenikmatan setelah meraih orgasme masing-masing.

Andrey kemudian menjatuhkan tubuhnya ke samping, disusul Linda.
Kini Linda berbaring di antara dua anaknya. Nafas mereka masih tersengal-sengal.
Linda kemudian merangkul kedua anaknya lalu berkata “kalian memang anak ibu yang nakal-nakal”, sambil mencubit keduanya pelan.
Kemudian dengan liar bergantian ia lumat bibir Fahri dan andrey dengan bibirnya.
Andrey kemudian berbaring miring lalu sebelah tangannya hinggap di atas sebelah payudara ranum ibunya sambil memain-mainkan pentilnya.
Fahri mengikuti ulah adiknya memainkan pentil ibunya yang satu lagi.
Linda tertawa kecil “Kalian boleh menikmati tubuh, memek dan bool ibu, tapi harus bergantian yah, Ibu ngga kuat harus melayani kontol kalian berdua sekaligus, dan ibu minta jangan pernah lagi mengeluarkan pejuh kalian di dalam memek ibu, mengerti?” ujar Linda sambil menjewer telinga kedua anaknya.
Yang dibalas anggukan dan kecupan dikedua pipi linda oleh kedua anaknya.

Dan sejak malam itu kehidupan liar ibu dan dua anaknya itu terus berlangsung,
Bahkan linda sekarang sudah jarang memakai pakaian dalam saat di dalam rumah, selesai mandi pun dia akan keluar kamar mandi dan menuju kamarnya dengan bertelanjang bulat.

Walau dia kadang sering merasa kualahan melayani nafsu kedua anaknya yang baru memasuki dewasa itu, tapi dia sungguh menikmatinya karena gejolak yang selama ini ia pendam dapat tersalurkan dengan kontol kontol perkasa anaknya, tak jarang dia harus melayani mereka saat hendak berangkat sekolah bahkan mandi bersama pun sering mereka lakukan, yahh mau gimana lagi linda sudahterlanjur jatuh kedalam kenikmatan yang diberikan oleh kontol kedua anaknya itu.

TAMAT

BOKEP INDO TERBARU

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x